Purwasaba Banjarnegara Siapkan Dua Agenda Besar 2026, Fokus Pengembangan Botanycal Garden
Desa Purwasaba bangun wahana kereta mini 1 km dari dana desa dan kembangkan ayam petelur 50 ribu ekor dengan investor di Botanycal Garden untuk dongkrak wisata dan serap tenaga kerja.
BANJARNEGARA – Pemerintah Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, terus melakukan inovasi untuk pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Yakni dengan membangun arena kereta mini dengan panjang rel sekitar 1 km senilai Rp400 juta dan pengembangan ayam petelur dengan kapasitas 50 ribu ekor.
Dua proyek besar ini sudah mulai dikerjakan sejak awal Februari 2026. "Dana pembangunan kereta api mini menggunakan dana desa, sedang untuk ayam bekerja sama dengan investor," kata Kades Purwasaba Welas Yuni Nugroho yang akrab dipanggil Hoho, Sabtu (28/2/2026).
Hoho mengatakan, pembangunan rel kereta mini baru tahap pengecoran tiang landasan. Sedang untuk kandang ayam baru persiapan pembuatan tiang pancang beton.
Ia berharap, dengan adanya wahana kereta mini dan pengembangan ayam petelur di Objek Wisata Botanycal Garden Purwasaba ini akan meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja lebih banyak.
Disampaikan dia, pengembangan ayam petelor dengan proyeksi 50 ribu ekor dilakukan dua tahap. Tahap pertama 15 ribu ekor, sedang dikerjakan dan tahap 2, sebanyak 35 ribu ekor, dikerjakan setelah lebaran.
Hoho menambahkan, estimasi biaya untuk 5.000 ekor sekitar Rp1,2 miliar meliputi biaya pembuatan kandang, pengadaan bibit, pengadaan pakan dan pemeliharaan hingga produksi sekitar 2 bulanan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



