Kondisi Bendungan Clangap saat ini. (FOTO: Muchlas Hamidi/ TIMES Indonesia)

Sudah Syukuran Tapi Pembangunan Belum Dimulai, Proyek Bendungan Clangap Banjarnegara Dipertanyakan

Warga berharap pembangunan dapat segera dilaksanakan mengingat bendungan tersebut sangat vital bagi keberlangsungan pertanian padi di wilayah Banjarmangu dan sekitarnya.

TIMES Jateng,Minggu 2 Agustus 2026, 18:59 WIB
0
M
Muchlas Hamidi

BANJARNEGARAPara petani di Kecamatan Banjarmangu dan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara mempertanyakan rencana pembangunan Bendungan Clangap senilai Rp46 miliar oleh pemerintah pusat yang sebelumnya dikabarkan akan dibangun tahun anggaran 2026.

‎Pasalnya warga bersama pemerintah Kabupaten Banjarnegara sudah menggelar syukuran dan kerja bakti massal memasang puluhan 'Dekem' keranjang terbuat dari bambu penahan erosi di sepanjang tanggul irigasi yang longsor akibat abrasi.

‎"Hingga saat ini belum ada kabar, kapan pembangunan bendungan akan dimulai," ujar Nurul Hilal Eko Prayitno, Kades Banjarmangu saat ditanya TIMES Indonesia di kantornya.

‎Ia berharap pembangunan dapat segera dilaksanakan mengingat bendungan tersebut sangat vital bagi keberlangsungan pertanian padi di wilayah Banjarmangu dan sekitarnya.

‎Aliri Lebih dari 480 Hektare Sawah

Aktifitas petani di Desa Banjarmangu
Aktivitas petani di Desa Banjarmangu

‎Sebagai catatan, luas lahan pertanian sawah yang mengandalkan air dari irigasi Bendungan Clangap mencapai 480 hektar. 

‎Lahan tersebut tersebar di wilayah Desa Banjarmangu, Jenggawur Desa Banjarkulon Kecamatan Banjarmangu serta Desa Gumingsir dan Linggasari Kecamatan Wanadadi.

‎Lahan tersebut hampir selama tiga tahun  tidak dapat ditanami secara optimal sehingga para petani mengalami kerugian milyaran rupiah.  

‎Hal ini juga dibenarkan oleh perangkat desa di Banjarkulon. Disampaikan, saat musim penghujan daerah tangkapan air irigasi darurat yang dibuat warga sering kebanjiran dan tertutup bebatuan Sungai Merawu. 

Warga dan Pemkab membuat bendungan darurat untuk aliri sawahnya
Warga dan Pemkab membuat bendungan darurat untuk aliri sawahnya

‎Sehingga warga harus rutin kerja  bakti membersihkan saluran tersebut untuk menormalisasi pasokan air. Tentu ini menjadi masalah yang terus berulang dan membutuhkan biaya tidak sedikit untuk melakukan pembenahan.

‎Sebaliknya saat kemarau seperti saat ini, pasokan air, lebih stabil karena daerah tangkapan air di atas bendungan aman.

‎Saat TIMES Indonesia turun ke lapangan, Minggu (2/8/2027), air Sungai Merawu tampak jernih mengalir deras melalui bendung dan saluran darurat yang dibuat warga dan bidang PSDA PUPR Banjarnegara diatas Bendungan Clangap yang hancur akibat banjir bandang.

‎Air kemudian dialirkan ke saluran irigasi yang kemudian distribusikan ke sawah di Kecamatan Banjarmangu dan Wanadadi. 

‎TIMES Indonesia juga sempat bertemu tim dari BBWSSO Yogjakarta yang baru saja melakukan peninjauan dan pengambilan data - data lapangan.

‎Kepala Dinas Pertanian Banjarnegara Firman Sapta Adi maupun Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Suseno Adji Hartono, ST, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. 

‎ "Selama musim penghujan, dinas PU Pengairan Banjarnegara menyiapkan alat berat untuk mengeruk batu dan lumpur yang menutupi saluran irigasi," kata Suseno.

‎Saat ditanyakan terkait rencana pembangunan Bendungan Clangap, keduanya menyampaikan masih menunggu kabar dari pemerintah pusat. "Sampai saat ini masih menunggu kabar dari kementerian. Karena pembangunan di beck up dana APBN," imbuhnya.

‎Sementara Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana saat ditanya TIMES Indonesia di sela acara pisah sambut Kapolres Banjarnegara di Pendapa Dipayuda, Kamis (30/7/2026) malam, menyampaikan harapan agar pembangunan Bendungan Clangap bisa dikerjakan tahun ini. 

‎"InsyaAllah Bendungan Clangap akan dikerjakan tahun ini," kata Bupati Banjarnegara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.