https://jateng.times.co.id/
Berita

Tangkal Inflasi dari Halaman Masjid: Warga Cilacap Diajak Kembali Tanam Cabai di Polybag

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:10
Tanam Cabai Berbasis Masjid, Ikhtiar Jemaah di Cilacap Hadapi Inflasi Pangan Tanam cabai di masjid seperti yang dilakukan anak kampus Unikma Cilacap jadi langkah konkret hadapi gejolak harga pangan, Selasa (27/1/2026).(Foto : Akang Suridlo)

TIMES JATENG, CILACAP – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan dampak inflasi mulai tumbuh dari lingkungan masjid. Hal itu terlihat dalam Workshop Tanaman Cabai dalam Pot (Tacab Polybag) yang digelar di Masjid Mujahidin, Majenang, Kabupaten Cilacap, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari jemaah masjid, Muslimat NU, siswa SMK Komputama, hingga mahasiswa Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap. 

Workshop menjadi ruang edukasi sekaligus praktik langsung pemanfaatan lahan terbatas untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Pakar Pemuliaan Tanaman Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D., menilai cabai merupakan komoditas strategis yang kerap memicu inflasi akibat fluktuasi harga yang tajam.

Menurutnya, gerakan menanam cabai berbasis masjid menjadi solusi konkret yang bisa diterapkan masyarakat. “Cabai sering menjadi pemicu inflasi. Dengan teknologi tanam di pot atau polybag, jemaah masjid dapat memenuhi kebutuhan cabai sendiri tanpa harus bergantung pada pasar,” jelas Prof. Totok.

Tanam-cabai-di-masjid-b.jpg

Ia menambahkan, gerakan ini tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memberi manfaat psikologis. Aktivitas bercocok tanam dinilai mampu menjadi sarana relaksasi di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, sekaligus memperindah lingkungan masjid.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama kegiatan ini. Workshop melibatkan pengurus Masjid Agung Baitussalam, Ikatan Remaja Masjid Mujahidin (Irmamuja), Universitas Komputama Cilacap, serta tim dari Unsoed Purwokerto.

Wakil Rektor Universitas Komputama, Kusnana, M.Kom., mengatakan keterlibatan kampus dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Akademisi hadir tidak hanya sebagai pemberi materi, tetapi juga pendamping langsung bagi masyarakat.

“Ini wujud nyata kolaborasi kampus dengan masjid dan masyarakat. Harapannya, gerakan ini bisa meluas ke masjid dan musala lainnya,” ujar Kusnana.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pelatihan teknik pembibitan, pemupukan, hingga pengendalian hama pada media tanam terbatas. Panitia juga membagikan sekitar 2.000 bibit cabai siap tanam lengkap dengan polybag.

Sementara itu, Ketua Irmamuja, Ahmada, menyambut positif kegiatan ini dan berharap Masjid Mujahidin dapat menjadi pelopor gerakan Masjid Hijau di wilayah Majenang.

Menurutnya, kemakmuran masjid tidak hanya diukur dari aktivitas ibadah, tetapi juga dari kemandirian ekonomi dan kesejahteraan jemaah.(*)

Pewarta : Sutrisno
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jateng just now

Welcome to TIMES Jateng

TIMES Jateng is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.