Tertib Kota Masih Sebatas Wacana, Pengemis di Masjid Agung Pemalang Terus Menjamur
Deretan pengemis menghadang para pengunjung di depan pintu masuk masjid Agung Pemalang.( Foto: Ragil )

Tertib Kota Masih Sebatas Wacana, Pengemis di Masjid Agung Pemalang Terus Menjamur

Kawasan religi Masjid Agung Pemalang tak pernah sepi dari aktivitas warga. Namun, keramaian ini juga menarik perhatian para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya gelandangan dan pengemis.

TIMES Jateng,Jumat 21 Agustus 2026, 13:25 WIB
219
R
Ragil Surono

PEMALANGKawasan Masjid Agung Pemalang hingga kini masih menjadi titik kumpul favorit bagi belasan pengemis,  

Mereka memanfaatkan keramaian pengajian rutinan setiap Jumat Kliwon (penanggalan jawa) dan warga sekitar serta pengunjung yang mampir menunaikan shalat, untuk meminta belas kasihan.

Kawasan religi Masjid Agung Pemalang tak pernah sepi dari aktivitas warga. Namun, keramaian ini juga menarik perhatian para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya gelandangan dan pengemis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, belasan pengemis tampak duduk di sekitar gerbang masuk utama dan area serambi masjid.

Mereka secara aktif mendekati warga yang datang guna mengharapkan uluran tangan,tidak jarang para pengunjung pun sering merasa risih oleh ulah mereka yang tak jarang berebut pemberian dari para tamu tersebut.

Kondisi ini mulai dikeluhkan sebagian jemaah dan masyarakat sekitar karena dinilai mengurangi kenyamanan beribadah,

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait yang menangani problem sosial itu 

"Problem PPKS seharusnya dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya seperti Dinsos kecamatan,Desa , kelurahan ,RW/RT, bahkan juga Takmir Masjid setempat, karena menyangkut sisi pemberdayaan masyarakatnya," tuturnya, Jumat (21/8/2026).

"Hal tersebut agar penanganannya tepat sehingga endingnya adalah pemulihan fungsi sosial, dan kesejahteraan sosial dapat produktif dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya secara wajar,mandiri , dan bermartabat," imbuh Achmad Hidayat.

Sementara itu, keluhan datang dari warga bernama Hanah (45) yang rutin mengunjungi acara pengajian tiap Jumat,

"Kami menyayangkan masih maraknya pengemis di kawasan pusat kota, khususnya Masjid Agung, padahal kawasan ini merupakan wajah kota Pemalang, di mana hanya berjarak beberapa meter saja dari pendopo kabupaten dan beberapa langkah saja dari kantor Satpol PP Pemalang," keluhnya.

Warga mengeluhkan maraknya pengemis di kawasan Masjid Agung Pemalang yang dinilai mengganggu kenyamanan beribadah.

Warga berharap Satpol PP Kabupaten Pemalang segera menggelar penertiban rutin guna menciptakan situasi yang tertib dan khusyuk bagi jamaah,

Kehadiran pengemis yang kerap meminta-minta hingga ke area teras masjid membuat jamaah merasa risih saat hendak atau usai beribadah, terutama pada saat bubaran pengajian hari Jumat.

Aktivitas para pengemis terlihat semakin ramai  dan ada peningkatan jumlah mereka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ragil Surono
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.