Tingkatkan Daya Saing, Disperindagkop UKM Banjarnegara Latih Pelaku Usaha Gunakan AI
Pelaku usaha di Banjarnegara ikuti pelatihan AI marketing dan tik tok shop. (FOTO: Kominfo Banjarnegara for TIMES Indonesia)

Tingkatkan Daya Saing, Disperindagkop UKM Banjarnegara Latih Pelaku Usaha Gunakan AI

Disperindagkop UKM Banjarnegara menggelar pelatihan lanjutan AI Marketing dan TikTok Shop bagi 30 pelaku usaha untuk mendorong adaptasi digital.

TIMES Jateng,Selasa 19 Mei 2026, 19:28 WIB
946
M
Muchlas Hamidi

BanjarnegaraSedikitnya 30 pelaku usaha mengikuti pelatihan AI Marketing dan TikTok Shop yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperindagkop UKM) Banjarnegara di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Selasa (19/5/2026).

‎Para peserta mendapatkan pelatihan dari dua narasumber yakni Mukh Nurin dan Mohammad Khosim Rahmatullah.

‎Mukh Nurin memberikan wawasan tentang bagaimana menggunakan AI seperti Gemini atau Chat GPT dalam pembuatan konten yang bisa menarik minat audiens maupun untuk riset produk. 

‎Menurutnya dengan memanfaatkan AI maka akan sangat hemat waktu dan mempermudah dalam membuat konten yang menarik.

‎Sedang Mohammad Khosim Rahmatullah berbagi materi cara mendapatkan penghasilan dari TikTok dengan memilih produk yang tepat hingga mulai mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang dipromosikan melalui konten.

‎Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara, Adi Cahyono Purwo Saputro, menyampaikan, langkah ini diambil agar para pelaku usaha di Banjarnegara tidak tertinggal dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis.

article

‎"Apapun itu, sekarang kita harus mengikuti perkembangan zaman. Pelatihan kali ini merupakan tahapan lanjutan. Peserta yang ikut saat ini adalah mereka yang sebelumnya sudah melewati tahapan dasar digital marketing," katanya.

‎Pelatihan kali ini jelas Adi Cahyono dirancang lebih spesifik, difokuskan pada penajaman pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, serta optimalisasi fitur di platform TikTok.

‎"Peserta adalah para pelaku usaha yang sudah memiliki brand sendiri. Meski demikian, konsep digitalisasi yang diusung juga membuka ruang bagi yang ingin menjadi affiliate," ujarnya.

‎Ia berharap dengan pelatihan lanjutan ini pelaku usaha bisa memanfaatkan teknologi untuk peningkatan produk dan saling mendukung, manakala ada pelaku usaha yang punya produk tetapi terbatas kemampuannya di bidang teknologi digital.

‎"Jadi nanti para affiliate bisa saling membatu pemasaran hasil produk milik para pelaku usaha," harap Adi Cahyono selaku, Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.