Polsek Pati mengamankan sembilan pelajar dari salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kabupaten Pati. (Foto: Polresta Pati for TIMES Indonesia)

Polresta Pati Amankan 9 Pelajar Usai Tawuran di JLS, Diduga Dipicu Tantangan di Media Sosial

Dari hasil pemeriksaan awal, para pelajar tersebut mengaku terlibat perselisihan dengan kelompok pelajar dari sekolah lain yang juga berstatus SMK swasta.

TIMES Jateng,Rabu 15 Juli 2026, 20:31 WIB
316
E
Ezra Vandika

PATIPolsek Pati Polresta Pati mengamankan sembilan pelajar dari salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kabupaten Pati setelah diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, Selasa (14/7/2026) sore.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati IPTU Windartono mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat adanya konvoi dan tawuran pelajar di wilayah sekitar SPBU Mojo, Kecamatan Margorejo.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung melakukan penyisiran di JLS Pati dan menemukan rombongan pelajar yang kemudian diketahui berkumpul di sebuah bascamp di kawasan Pasar Beras Sleko,” ujar IPTU Windartono.

Petugas kemudian melakukan penggerebekan di lokasi. Saat polisi datang, sebagian pelajar melarikan diri. Namun, sembilan pelajar berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, para pelajar tersebut mengaku terlibat perselisihan dengan kelompok pelajar dari sekolah lain yang juga berstatus SMK swasta.

Konflik diduga berawal dari unggahan di media sosial Instagram yang dianggap sebagai tantangan.

“Awalnya saling sindir dan saling tantang melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat bertemu dan melakukan tawuran,” kata Iptu Windartono.

Menurut pengakuan para pelajar, sebelum berangkat menuju lokasi tawuran mereka terlebih dahulu mengonsumsi minuman keras jenis arak di bascamp yang berada di kawasan Pasar Beras Sleko.

Setelah itu mereka berkonvoi menuju JLS dan bertemu kelompok lawan di dekat SPBU Mojo.

Tawuran disebut berlangsung dengan skenario lima lawan lima. Setelah bentrokan berakhir, kelompok yang diamankan polisi kembali melakukan konvoi menuju bascamp mereka sebelum akhirnya digerebek petugas.

Sembilan pelajar yang diamankan masing-masing berinisial AMS (17), SAAF (16), RRW (17), AF (16), DR (18), RAP (15), GMS (15), INR (15), dan GJW (16).

Selain mengamankan para pelajar, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa botol bekas minuman keras, kartu remi, telepon genggam, dompet, kunci sepeda motor serta 19 unit sepeda motor yang diduga digunakan saat konvoi dan tawuran.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih mendalami peran masing-masing pelajar dan memburu pelaku lain yang melarikan diri. Polisi juga masih mencari senjata tajam maupun alat yang diduga digunakan saat tawuran.

“Masih kami lakukan pemeriksaan untuk mengetahui peran masing-masing. Beberapa pelaku lain masih dalam pencarian karena saat penggerebekan berhasil melarikan diri,” tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ezra Vandika
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.