Anggota DRPD Banjarnegara Ditunjuk Pimpin Panitia Turnamen Sepakbola Piala Bela Negara 2026
BANJARNEGARA – Untuk mengenalkan konsep bela negara sejak dini melalui olahraga, Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI menggelar turnamen sepakbola memperebutkan Piala Bela Negara 2026.
Turnamen ini sudah bergulir sejak tanggal 25 Juli 2026 lalu serentak di seluruh Indonesia.
Sebanyak 32 tim kelompok umur yakni U-12 dan U-10 kemudian akan bertanding di puncak Hari Bela Negara pada 19 Desember 2026 mendatang di Stadion Pakansari Bogor.
Rohman Supriyadi, Anggota Komisi IV DPRD Banjarnegara ditunjuk sebagai ketua panitia turnamen sepakbola Piala Bela Negara Tahun 2026.
Kepada TIMES Indonesia, ia menjelaskan bahwa pada pertandingan puncak di Stadion Pakansari Bogor akan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan sekitar 30.000 penonton yang sebagian besar pelajar.
"Untuk pertandingan puncak akan dilaksanakan pada tanggal 20-21 Desember 2026 mendatang," katanya, Minggu (13/9/2026).
Rohman menyebut bahwa di Indonesia ada 14 operator yang tergabung dalam APSUMSI ( Asosiasi Pembina Usia Muda Seluruh Indonesia) yang biasa menggelar kompetisi di Indonesia termasuk turnamen sepakbola Piala Bela Negara.
"Jadi APSUMSI itu sebagai pelaksana kegiatan turnamen Piala Bela Negara Usia 12 dan U 10, yang acara puncaknya akan dilaksanakan di Hari Bela Negara di Stadion Pakansari Bogor," ulas Rohman Supriyadi yang juga sebagai pemilik Diklat Merden Banjarnegara.
Kegiatan akbar yang diinisiasi Forum Sepak Bola Generasi Indonesia ( FORGI) dan Asosiasi Pembina Usia Muda Seluruh Indonesia (APSUMSI) bertujuan untuk menjaring atlet sepak bola muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Menanamkan nilai - nilai kedisiplinan, cinta tanah air dan bela negara sejak dini serta meningkatkan mental, rasa percaya diri serta meningkatkan teknik sepak bola.
Ditunjuk sebagai ketua panitia dalam perhelatan ini, bagi Rohman Supriyadi, tentu merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi dirinya bahwa ia mendapat amanah dari Kementerian Pertahankan RI dan APSUMSI dalam pelaksanaan turnamen sepakbola ini.
Ia berharap juara dari turnamen ini akan dikirim ke Cina untuk mengikuti pelatihan.
Konsep dari kegiatan dari Kemenhan bersama Badan Cadangan Nasional pimpinan Letjend TNI Gabriel Lema ini kata Rohman Supriyadi adalah bagaimana mengenalkan bela negara sejak dini melalui pintu sepakbola. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

