Sebotol Minuman Manis Bisa Penuhi Setengah Batas Gula Harian
TIMES Jateng/Minuman manis. (Foto: Freepik.com)

Sebotol Minuman Manis Bisa Penuhi Setengah Batas Gula Harian

Satu botol minuman manis 250 ml bisa menyumbang hampir setengah batas gula harian. Kemenkes mengingatkan risiko obesitas dan diabetes meningkat.

TIMES Jateng,Rabu 4 Maret 2026, 07:22 WIB
862
A
Antara

JAKARTAKebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis dalam kemasan masih menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, satu botol kecil minuman manis dapat menyumbang hampir setengah dari batas konsumsi gula harian yang dianjurkan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., mengungkapkan banyak masyarakat belum menyadari tingginya kandungan gula dalam minuman kemasan.

Dalam paparannya di Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026), Nadia menjelaskan bahwa satu sajian minuman berpemanis ukuran 250 mililiter rata-rata mengandung 22,8 gram gula.

Sementara itu, batas konsumsi gula yang dianjurkan Kementerian Kesehatan RI adalah maksimal 50 gram atau setara empat sendok makan per orang per hari.

“Minum satu botol kecil saja, hampir setengah dari batas gula harian sudah terpenuhi. Padahal kita masih makan dan minum yang lain,” ujarnya dalam peringatan Hari Obesitas Sedunia.

Konsumsi Minuman Manis Masih Tinggi

Data **Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan sekitar 60 persen penduduk Indonesia mengonsumsi setidaknya satu jenis minuman manis setiap hari. Angka ini belum termasuk asupan gula dari makanan lain.

Menurut Nadia, pola konsumsi tersebut berpotensi meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Kebiasaan minum manis juga cenderung berulang karena lidah cepat beradaptasi dengan rasa manis.

“Kalau kita terbiasa minum manis, besoknya ingin lebih manis lagi. Jadi harus dilatih untuk mengurangi secara bertahap,” katanya.

Cara Bertahap Mengurangi Gula

Kemenkes mendorong masyarakat mulai mengendalikan konsumsi gula dari hal sederhana, antara lain:

“Kalau biasanya satu sendok, coba kurangi sedikit demi sedikit. Nanti lama-lama akan terbiasa,” tutur Nadia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.