Wujudkan Satu Desa Satu Pengusaha, PKS dan Indagkop Banjarnegara Gelar Pelatihan Wirausaha
Tujuan kegiatan adalah membangun ekosistem bisnis desa yang terintegrasi dari hulu hingga hilir serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan mengurangi ketimpangan desa.
BANJARNEGARA – Untuk mewujudkan program satu desa satu pengusaha, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarnegara bekerja sama dengan Dinas Indagkop UMKM setempat menggelar pelatihan wirausaha baru di Kampung Gagot, Kutawuluh, Bawang, Banjarnegara.
Kegiatan yang diikuti 60 peserta ini, dibuka oleh Kepala Indagkop UMKM Banjarnegara, Adi Cahyono, Senin (24/8/2026) dihadiri oleh H Dedi Suromli SPd, Ketua Komisi IV DPRD Banjarnegara, kemudian kader partai PKS utusan kecamatan serta para peserta pelatihan.
Tujuan kegiatan adalah membangun ekosistem bisnis desa yang terintegrasi dari hulu hingga hilir serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan mengurangi ketimpangan desa.
Yang tidak kalah penting adalah mengoptimalkan potensi prodak unggulan lokal, agar bernilai ekonomis tinggi.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop UKM Banjarnegara Yusep Handoko, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini bertajuk 'Penumbuhan Wirausaha Baru'.
Harapan ke depan, para peserta akan tumbuh berkembang menjadi pengusaha di desa yang akan membranding dan memasarkan semua prodak - prodak lokal yang ada di desanya.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, Senin - Rabu (24-26/8/2026), menghadirkan narasumber, diantaranya Dedi Suromli dan Kristiono Hadi Pranoto, Ketua Ekonomi Kreatif (Ekraf) Banjarnegara yang juga Pemilik Tumata Indonesia," jelasnya.
Mendukung Program Ketahanan Pangan
Sementara itu, Dedi Suromli SPd, menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat.
"Peserta adalah utusan dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banjarnegara. Diharapkan mereka menjadi pionir penggerak UMKM di desa," jelasnya.
Mereka akan mendapatkan pelatihan dari sejumlah narasumber berkompeten dengan materi enterpreneur, digital marketing, UMKM, pemberdayaan lingkungan menjadi sumber ekonomi.
"Nara sumbernya yang kami hadirkan adalah pelaku usaha ekonomi kreatif sukses, Ekraf Banjarnegara dan praktisi digital marketing," imbuh Dedi Suromli.
Dedi Suromli menekankan pentingnya bagaimana pengusaha baru nanti bisa mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh kader PKS serta potensi yang ada di desa masing - masing.
Maka dari itu dalam kesempatan ini, ia juga turut serta menggembleng para peserta pelatihan dengan tips unik yakni cara menarik rezeki dari lingkungan alam sekitar.
"Materi yang kami sampaikan tentang optimalisasi pemanfaatan jalur (insting) pribadi untuk menarik rezeki dari bidang pertanian dan ekonomi kreatif yang ada di desa atau lingkungan kita," imbuh Dedi Suromli SPd yang juga sebagai Ketua DPD PKS Banjarnegara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

