Potret Bocah 6 Tahun di Pemalang  Menunduk Layu  Pulang Karnaval Hanya Bawa Tangan Kosong
Bocah 6 tahun terlihat berjalan lesu sepulangnya dari ikut karnaval tak bawa doorprize hadiah.(Foto: Ragil Surono/TIMES Indonesia).

Potret Bocah 6 Tahun di Pemalang Menunduk Layu Pulang Karnaval Hanya Bawa Tangan Kosong

Foto bocah 6 tahun pulang dengan wajah kecewa setelah gagal mendapat doorprize karnaval HUT RI di Pemalang viral. Kisahnya menyentuh warganet dan menjadi sorotan.

TIMES Jateng,Kamis 20 Agustus 2026, 18:19 WIB
193
R
Ragil Surono

PEMALANGSebuah foto yang memperlihatkan seorang bocah perempuan 6 tahun berjalan kaki seorang diri di pinggir jalan masuk kampung dengan wajah cemberut viral di media sosial. Bocah tersebut diduga menahan rasa kecewa mendalam lantaran gagal mendapatkan hadiah atau doorprize dalam acara karnaval HUT RI di Kecamatan Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah 

Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar setelah jepretan amatir diunggah oleh salah satu pengguna media sosial. 

Dalam foto yang diunggah dengan disertai tulisan pulang' dengan kekecewaan  itu, anak yang diketahui bernama Gempita (6) warga Kecamatan Ampelgading ini, tampak berjalan gontai mengenakan atribut karnaval yang mulai kusut lantaran berjam jam dipakai.

Menurut keterangan orangtuanya Diah ( 30 ) anaknya sempat menunggu hingga pemberian doorprize selesai. 

Namun sayang, nomor peserta miliknya tidak disebut oleh panitia. Dengan langkah berat, ia memutuskan pulang ke rumah tanpa menunggu rombongan karnaval selesai, meski jarak rumahnya cukup jauh dan cuaca cukup terik.

"Saya nelpon suami tentang anak ngga dapat doorprize semetara teman -temannya dapat, suami malah ketawa dan berjanji akan memberikan doorprize special untuk anak kesayangannya," ujar Diyah, pada Kamis ( 20/8/2026).

Kisah perjuangan  si kecil Gempita tersebut yang berujung kekecewaan ini seketika memancing ribuan komentar dari warganet. Banyak dari mereka mengaku terenyuh dan merasa terharu hingga ingin menangis, melihat ekspresi polos kesedihan di wajah sang bocah.

Banyak yang  tidak menyangka jika kepulangan anak yang dikenal cukup pintar ini dari acara karnaval akan berujung air mata dan viral di internet. 

Diyah orangtua sang bocah menceritakan bagaimana putrinya sempat menabung semangat demi mengikuti acara tahunan tersebut.

"Waktu pamit ikut karnaval, Gempita sudah senang sekali pakai baju hias dari pagi. Pas pulang-pulang malah jalan kaki sambil muram cemberut, bajunya langung dilepas terus nangis sesenggukan di teras," imbuh Diyah

Kisah Gempita ini menjadi pengingat bagi para penyelenggara acara, terutama di lingkungan sekolah Sekolah Dasar untuk lebih memperhatikan unsur kebahagiaan merata bagi anak-anak peserta karnaval. Meski hanya sebuah perlombaan berhadiah, kepekaan sosial di lingkungan sekitar diharapkan mampu meredam kekecewaan kecil yang berdampak besar bagi mental seorang anak. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ragil Surono
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.