Pondasi Jembatan Penghubung Kecamatan Wanadadi Punggelan Rusak Terkikis Erosi
Kondisi jembatan sepanjang lebih kurang 50 meter ini, kata warga mengawatirkan. Disamping sempit, daya getarnya cukup besar saat dilalui kendaraan truk dan sejenisnya.
BANJARNEGARA – Pondasi jembatan Kalikacangan penghubung wilayah Kecamatan Wanadadi - Punggelan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah dikabarkan rusak akibat erosi.
Di samping berbahaya jembatan ini dinilai kurang layak karena terlalu sempit, sementara lalu lintas di ruas jalan ini cukup padat dan banyak dilalui kendaraan berat walau harus bergantian.
Kondisi jembatan sepanjang lebih kurang 50 meter ini, kata warga mengawatirkan. Disamping sempit, daya getarnya cukup besar saat dilalui kendaraan truk dan sejenisnya.
Bahkan jika dibiarkan berlarut, jembatan tua ini bisa runtuh. "Beberapa waktu yang lalu, pondasi jembatan ambrol akibat banjir besar sungai Pekacangan yang dikenal ganas dan sekarang pondasi yang lain tampak mulai terkikis lagi," ungkap warga.
Senada juga disampaikan sejumlah tokoh masyarakat di wilayah Wanadadi dan Punggelan saat ditanya TIMES Indonesia, Rabu (29/7/2026).
Mereka berpendapat, bahwa jembatan tersebut sudah waktunya direnovasi, apalagi ruas jalan Tapen - Punggelan merupakan jalan kabupaten yang produktif sebagai nadi perekonomian warga di dua wilayah kecamatan bahkan tembus ke Kabupaten Purbalingga.
"Lebar jembatan hanya 2,5 meter saja. Sehingga tidak bisa untuk berpapasan. Padahal ruas jalan ini begitu padat saat pagi dan sore hari," ungkap Umar asal Badakarya, Punggelan.
Menurut dia, jembatan tersebut sebaiknya dilebarkan minimal lebarnya 7 meteran. Apalagi tidak jauh dari jembatan tersebut, saat ini sedang dibangun Yonif TP Banjarnegara oleh Kodam IV Diponegoro.
Jika sudah berfungsi maka, banyak kendaraan besar melewati jembatan itu," imbuh Umar.
Hal senada juga disampaikan Sumar, tokoh masyarakat asal Desa Sidarata, Punggelan Banjarnegara.
"Di samping sempit, jembatan ini sudah tua, sehingga alangkah baiknya jika direhabilitasi. Harapan masyarakat, dibangun lebih lebar sehingga dapat untuk berpapasan mobil," ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banjarnegara Hermawan Tutut Indarji ST saat dikonfirmasi TIMES Indonesia via WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Terpisah Ketua Komisi 3 DRPD Banjarnegara H Ibrahim menyampaikan pihak akan menampung informasi/aspirasi masyarakat sekitar jembatan.
"Komisi 3 DPRD beberapa hari lalu meninjau lokasinya jembatan ini. Ya memang sangat sempit dan perlu pembenahan ke depan," kata Ibrahim.
Kami lanjut Ibrahim, Komisi 3 DPRD Banjarnegara melakukan kunjungan ke Jembatan tersebut karena kondisi jembatan dinilai kurang layak seiring dengan perkembangan wilayah Wanadadi dan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

