Berteduh di Kuburan saat Hujan, Warga di Pemalang Meninggal Usai Tersambar Petir
Guyuran hujan deras disertai kilatan petir melanda Dukuh Sikentung,Desa Bulu Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menelan korban
PEMALANG – Guyuran hujan deras disertai kilatan petir melanda Dukuh Sikentung,Desa Bulu Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menelan korban jiwa.
Dua warga setempat yang sedang berteduh di kompleks kuburan usai melaksanakan tahlilan tersambar petir. Satu di antaranya tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis dilarikan ke Rumah sakit.
“Korban meninggal dunia berinisial AR (42), sedangkan satunya M (60) mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan medis,” ujar Kasi Humas Polres Pemalang Iptu Suharno melalui sambungan telepon, Jumat (15/5/2026).

Lebih lanjut ia menambahkan, kejadian berawal pada saat warga menggelar tahlilan di area pemakaman umum Dukuh Sikentung, Desa Bulu.
Namun saat kegiatan berlangsung, hujan deras mendadak mengguyur disertai kilatan petir. Akhirnya warga membubarkan diri dan mencari tempat berteduh.
Saat itu, tiga warga yakni AR (42), M (60) dan Warsito (42) memilih berteduh di bangunan tempat penyimpanan keranda yang berada di area pemakaman.
Nahas, pada saat ketiganya berada di lokasi tersebut, tiba-tiba petir menyambar bangunan dengan suara dentuman keras sehingga mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian.
Sambaran petir itu mengenai AR dan M, sedangkan Warsito berhasil selamat tanpa mengalami luka.
AR dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka serius di bagian telinga, sementara M mengalami luka pada bagian bibir.
korban M langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan korban meninggal dunia AR akan di makamkan pada hari ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

