Musim Kemarau Tiba, Damkar Pemalang Siaga Penuh Jaga Lahan Warga dari Kobaran Api
Cuaca terik yang melanda wilayah Pemalang dalam beberapa pekan terakhir telah mengubah jutaan hektare semak, ilalang, dan lahan kosong menjadi sangat kering dan mudah terbakar.
JAWA TENGAH – Memasuki puncak musim kemarau tahun 2026, Satuan Polisi Pamong Praja melalui Bidang Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pemalang meningkatkan status kesiagaan,
Cuaca terik yang melanda wilayah Pemalang dalam beberapa pekan terakhir telah mengubah jutaan hektare semak, ilalang, dan lahan kosong menjadi sangat kering dan mudah terbakar.
Pihak Damkar dan Penyelamatan Pemalang mencatat sejumlah insiden telah terjadi, seperti kebakaran lahan di kawasan Surajaya, amukan si jago merah di petak hutan Bantarbolang, hingga tebing perbukitan di Desa Beluk, Kecamatan Belik.
Kondisi angin kencang di siang hari membuat percikan api kecil mampu merembet dan membesar dalam hitungan menit saja.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Nurokhman melalui platform akun resmi sosial medianya mengeluarkan imbauan terkait dengan peningkatan kewaspadaan kebakaran pada musim kemarau panjang seperti saat ini,
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, ia menambahkan agar setiap warga masyarakat untuk tidak meremehkan gesekan atau bara sekecil apa pun.
"Jangan sekali-kali membakar sampah di pekarangan atau membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar, juga pastikan saat bepergian kompor atau dapur padam,serta jangan buang puntung rokok masih menyala sembarangan," ujar Nurokhman, Jumat (24/7/2026).
Selain aktivitas bakar sampah, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan atau area tebing kering menjadi pemicu dominan yang sering diabaikan warga.
Damkar Pemalang mengingatkan bahwa kelalaian kecil ini tidak hanya mengancam keselamatan lingkungan dan satwa, tetapi juga berisiko tinggi merembet ke permukiman penduduk terdekat.
Dilaporkan oleh pihak Damkar sebelumnya, kebakaran lahan kering dalam waktu satu hari terjadi di 4 titik, Kamis (23/7/2026) yakni Desa Demangharjo kecamatan Warureja, .Randudongkal, Comal dan Kaligelang.
Masyarakat diminta segera melapor ke pos-pos Damkar terdekat di wilayah Pemalang jika melihat tanda-tanda kepulan asap atau titik api liar, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum api menjadi tak terkendali. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

