Dari Pasar Senen, Wagub Jateng Lepas Kloter Terakhir Mudik Gratis
Wagub Taj Yasin menyapa pemudik cilik asal Jawa Tengah yang akan naik KA Tawang Jawa di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)

Dari Pasar Senen, Wagub Jateng Lepas Kloter Terakhir Mudik Gratis

Wagub Jateng Taj Yasin menutup program mudik gratis 2026 dengan memberangkatkan 640 pemudik dari Pasar Senen menuju Semarang menggunakan KA Tawang Jaya.

TIMES Jateng,Selasa 17 Maret 2026, 20:56 WIB
176
B
Bambang H Irwanto

JAKARTAProgram mudik gratis 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah via kereta api resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Selasa (17/3/2026) malam.

Penutupan ditandai dengan pelepasan 640 pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menuju Semarang menggunakan KA Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB. Rangkaian delapan gerbong kereta tersebut melayani rute Pantura dari Jakarta hingga Semarang.

“Alhamdulillah, hari ini kita purna dalam memberangkatkan mudik,” kata Taj Yasin usai pelepasan.

Ia menyebut, pemudik yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah, di antaranya Pekalongan, Brebes, Tegal, Kendal, Semarang, hingga Pati.

Menurut Gus Yasin, program mudik gratis tidak sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga memberi kesempatan bagi para perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga. Termasuk di dalamnya, fasilitasi bagi pemudik disabilitas.

Di stasiun tujuan, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan tim medis untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan pemudik setelah perjalanan.

Selain itu, Taj Yasin mengingatkan para pemudik untuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan dan menjalani ibadah Ramadan.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para peserta. Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta sejak 2006, mengaku baru pertama kali mengikuti mudik gratis bersama suami dan dua anaknya.

“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel di Tangerang asal Kendal. Ia mengetahui program tersebut dari rekan kerjanya dan berhasil mendapatkan kuota setelah mendaftar secara daring.

“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.

Ia berharap kuota mudik gratis ke depan dapat ditambah karena masih banyak peminat yang belum terakomodasi.

Sebelumnya, pada siang hari, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga melepas 648 pemudik menggunakan KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo.

Dengan keberangkatan terakhir ini, rangkaian program mudik gratis Pemprov Jawa Tengah tahun 2026 resmi berakhir. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Bambang H Irwanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.