Trabas Jalur Ekstrem, Berbagi di Huntara: Cara Polres Tegal Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Melalui olahraga yang digemari banyak komunitas, Polres Tegal berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
TEGAL – Deru mesin motor trail memecah sejuknya udara pagi di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Kabupaten Tegal pada Minggu (28/6/2026).
Kapolres Tegal dan satu per satu rider dari personel Polres Tegal bersiap menggeber motornya, sementara ratusan lainnya berbaris menunggu aba-aba.
Helm, jersey warna-warni, dan semangat petualangan berpadu menjadi satu.
Namun, Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 yang digelar Polres Tegal start di Kali bliruk Slawi kali ini bukan sekadar soal menaklukkan jalur ekstrem.
Ada pesan yang ingin dibawa pulang tiap peserta Trabas Hari Bhayangkara ke 80 kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Tegal.
Para pecinta Trabas dari Kabupaten Tegal dan berbagai daerah di Jawa Tengah, hingga wilayah sekitarnya berkumpul dalam satu tujuan.
Mereka menjajal lintasan yang membelah pedesaan dan menyusuri perkebunan, hingga menaklukkan perbukitan ciri khas alam Kabupaten Tegal.
Jalur yang menantang itu memang memacu adrenalin. Tanjakan licin, jalan berbatu, hingga lintasan tanah menjadi ujian keterampilan setiap rider.
Namun di balik tantangan tersebut, para peserta juga disuguhi panorama alam yang masih asri. Perjalanan bukan hanya tentang mencapai garis finis, melainkan menikmati tiap sudut keindahan yang dilewati.
Suasana semakin hangat ketika rombongan menyambangi Hunian Sementara (Huntara) Padasari. Di lokasi ini, semangat trabas berganti menjadi semangat berbagi.
Polres Tegal menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan bantuan air bersih untuk warga di Huntara bahkan santunan juga diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.
Tak hanya itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan di lokasi kegiatan.
Kehadiran ribuan rider pun menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang antusias menyaksikan iring-iringan motor trail melintasi wilayah mereka.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat 'Polri untuk Masyarakat'.
Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan menghadirkan manfaat langsung masyarakat.
Melalui olahraga yang digemari banyak komunitas, Polres Tegal berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mempererat sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen lainnya.
Kebersamaan yang terbangun di lintasan trabas diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Keseruan acara semakin terasa saat panitia membagikan berbagai doorprize menarik. Dua unit sepeda motor trail KLX jadi hadiah utama paling dinantikan peserta.
Selain itu, tersedia pula satu unit sepeda motor matic, sepeda listrik, televisi, hingga beragam perangkat elektronik.
Menariknya lagi, kegiatan ini tidak membebani peserta dengan biaya pendaftaran.
Cukup membeli kaos resmi seharga Rp50.000, mereka sudah dapat mengikuti seluruh rangkaian acara sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara Ke-80.
Di penghujung kegiatan, para rider kembali ke garis finis dengan tubuh yang dipenuhi lumpur dan debu.
Namun, yang mereka bawa pulang bukan hanya cerita tentang jalur yang berhasil ditaklukkan atau juga hadiah yang berhasil dimenangkan.
Mereka juga membawa pengalaman bahwa sebuah perjalanan akan terasa lebih bermakna ketika diiringi kepedulian terhadap sesama.
Hari itu, Minggu (28/6/2026) dari lapangan Aspol Slawi deru mesin trail tak hanya menggema perbukitan Kabupaten Tegal tetapi menjadi simbol bahwa semangat pengabdian dapat hadir melalui cara yang sederhana, menyenangkan, dan mampu menyatukan banyak orang dalam satu tujuan: berbagi (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

