Dintanpan Rembang Imbau Peternak Waspada Potensi Rebound PMK di Cuaca Ekstrem
Dintanpan Rembang imbau peternak waspada potensi kembali munculnya PMK akibat cuaca tak menentu, gencarkan vaksinasi dan booster agar kasus tetap terkendali.
REMBANG – Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang meminta para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan kembali Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Faktor cuaca yang tidak menentu saat ini dinilai menjadi pemicu virus tersebut kembali menjangkiti ternak warga.
Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menjelaskan bahwa PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, sehingga tidak bisa hilang secara instan dari lingkungan. Menurutnya, potensi munculnya kasus baru selalu ada, terutama pada kondisi cuaca tertentu yang mendukung penyebaran virus.
“Kami berharap para peternak tidak panik. Jika sudah pernah menghadapi kondisi ini sebelumnya, kami yakin peternak sudah bisa melakukan penanganan secara mandiri dengan benar,” ujar Agus Iwan, Senin (9/3/2026).
Sebagai langkah mitigasi, Dintanpan Rembang terus menggenjot program vaksinasi. Agus menekankan pentingnya vaksinasi ulang (booster) bagi ternak yang sudah menerima vaksin lebih dari enam bulan lalu. Peternak diminta proaktif melaporkan kondisi ternaknya kepada petugas lapangan agar segera mendapatkan fasilitas vaksinasi ulang.
Selain itu, jika ditemukan ternak yang mulai menunjukkan gejala sakit, peternak diharapkan segera berkoordinasi dengan petugas dinas agar mendapatkan penanganan medis yang tepat. Kemampuan peternak dalam melakukan penanganan awal secara mandiri juga menjadi faktor penting dalam menekan risiko penularan yang lebih luas.
Meskipun ada laporan mengenai angka kesakitan dan beberapa kasus kematian ternak di lapangan, Agus menegaskan bahwa situasi saat ini masih sangat terkendali. Dintanpan Rembang terus memantau perkembangan di setiap wilayah agar penyebaran tidak meluas.
“Harapan kami, setelah proses vaksinasi ini berjalan maksimal, semua ternak yang sempat sakit bisa segera terobati dan kondisi kembali pulih sepenuhnya,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




