JPE Tekuk Gresik Phonska Plus di Laga Pamungkas Final Four  Proliga 2026
Gresik Phonska Plus (kuning) harus mengakui keunggulan JPE di laga pamungkas final four Proliga 2026. (Foto: PBVSI)

JPE Tekuk Gresik Phonska Plus di Laga Pamungkas Final Four Proliga 2026

Kemenangan ini menjadi modal psikologis penting bagi Jakarta Pertamina Enduro, dan jadi catatan positif Gresik Phonska Plus untuk kedalaman skuad mereka di musim mendatang.

TIMES Jateng,Minggu 19 April 2026, 22:44 WIB
345
M
M. Marhaban

SEMARANGJakarta Pertamina Enduro (JPE) menutup perjalanan mereka di seri ketiga Final Four Proliga 2026 dengan hasil positif.

Meski sudah tidak menentukan posisi ke babak selanjutnya, JPE berhasil menumbangkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (19/4/2026).

​Kedua tim memilih untuk merotasi skuad dengan menurunkan deretan pemain pelapis guna memberikan jam terbang sekaligus menjaga kebugaran pemain inti.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, memberikan kepercayaan kepada Wilma Salas untuk memimpin barisan pemain muda seperti Yesky, Tina, Erie, dan Fiola.

Strategi ini terbukti efektif dengan inisiatif serangan yang tajam sejak awal laga. Di sisi lain, Phonska Plus yang mengandalkan Rika, Ajeng Fiona, Bela Sabrina, dan Putri Agustin sempat kewalahan dan tertinggal jauh 9-16.

​Alessandro Lodi, juru taktik Phonska Plus, mencoba memecah kebuntuan dengan memasukkan Dhea.

Pergantian ini sempat membuahkan hasil lewat dua angka beruntun, mengubah skor menjadi 12-17. Namun, JPE yang sudah menemukan ritme permainan tetap unggul 21-17 di fase kritis dan menutup set pertama dengan skor 25-18.

article

Memasuki set kedua, JPE sempat memimpin cepat 6-1. Namun, momentum berbalik saat Lodi memasukkan Geofani dan Dhea.

Phonska Plus mencetak tujuh angka beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 8-6. Dominasi tim asal Gresik ini berlanjut hingga pertengahan set dengan skor mencolok 15-7.

​Tertinggal jauh 8-18, Bullent Karsioglu mengambil time out untuk menenangkan tim.

Namun, kesalahan servis dari Nabila dan solidnya pertahanan Phonska Plus membuat JPE sulit mengejar. Set kedua berakhir dominan untuk Phonska Plus dengan skor 25-16, mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Duel sengit kembali terjadi di set ketiga. Phonska Plus sempat memimpin 8-5 melalui aksi Bela Sabrina dkk. Namun, kematangan Wilma Salas membawa JPE menyamakan skor menjadi 9-9 dan 11-11, sebelum akhirnya berbalik unggul 13-11.

​Kesalahan attack yang berulang dari pemain Phonska Plus dimanfaatkan dengan baik oleh JPE untuk menjauh 16-11. JPE terus melaju tanpa hambatan di akhir set dan menutupnya dengan kemenangan telak 25-15.

Set keempat berjalan cukup ketat di awal laga dengan aksi saling kejar poin. Namun, selepas pertengahan set, JPE berhasil melepaskan diri dari tekanan dan memimpin 18-13.

Fokus pemain Phonska Plus mulai goyah di angka-angka tua, membuat JPE semakin menjauh 23-16. JPE akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set keempat dengan skor 25-17.

​Meski bertajuk 'laga formalitas', rotasi pemain yang dilakukan kedua tim memberikan tontonan menarik bagi publik Semarang.

Kemenangan ini menjadi modal psikologis penting bagi Jakarta Pertamina Enduro, sementara bagi Gresik Phonska Plus, performa pemain pelapis seperti Dhea dan Geofani menjadi catatan positif untuk kedalaman skuad mereka di musim mendatang.

Usai laga pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi mengatakan, kita sengaja mengistirahatkan pemain ini, "Ini strategi kami untuk pertandingan grand final nanti," kata Lodi.

Ia juga menyayangkan pertandingan final tiga hari berturut-turut, " Makanya hari ini kami mengistirahatkan pemain startingnya. Ini juga bagian dari evaluasi dengan memainkan semua pemain dinlapangan," tukas Lodi.

Salah satu pemain Phonska Plus Bela Sabrina mengaku sempat nervous, "Terus terang kami untuk kedua kalinya mengalami nervous, tapi kami sudah berusaha maksimal, untuk hasil kita sudah tau semuanya," kata Bela.

Pelatih JPE Bullent Karsioglu usai laga mengatakan, hari ini yang kita tunggu dengan memainkan pemain pelapis, "Ini kesempatan yang kita tunggu, dengan memainkan pemain pelapis. Dan hasilnya kita ketahui semua, kita bisa mengambil kemenangan," kata Bullent.

Ia juga menyebut permainan Tina hari ini, "Bukan hanya Tina tapi Fiola juga, mereka akan menjadi pertandingan berikutnya di final nanti," tukas Bullent Karsioglu.

Salah satu pemain JPE Tina mengaku bahagia atas kemenangan hari ini, "Meski sempat ada nervous, " kata Tina. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:M. Marhaban
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Tengah, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.