TIMES JATENG, BLORA – Upaya penanganan musibah tanah ambles yang melanda Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, kini memasuki tahap koordinasi teknis. Pihak kepolisian dan instansi terkait saat ini tengah menunggu rekomendasi dari Balai Sungai untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menegaskan bahwa keterlibatan tim ahli dari Balai Sungai sangat krusial dalam memetakan solusi teknis atas fenomena pergerakan tanah tersebut.
"Nanti ada tim dari balai sungai. Nantinya tim dari balai sungai itulah yang bisa memberikan rekomendasi bagaimana tindak lanjut penanganan musibah tanah ambles ini," ungkap AKBP Wawan Andi Susanto, Senin (5/1/2026).
Menurut Kapolres, hasil kajian dari Balai Sungai tersebut akan menjadi landasan bagi para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam mengambil keputusan, baik secara teknis di lapangan maupun kebijakan administratif. Ia memastikan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat.
"Nanti rekomendasi dari balai sungai seperti apa, itulah nanti kita sama-sama dengan stakeholder terkait untuk menjembatani," lanjutnya.
Fenomena tanah ambles di Blora. (Foto: Rengga/TIMES Indonesia)
Kapolres berharap proses ini dapat berjalan cepat demi memulihkan kondisi lingkungan dan permukiman warga. "Semoga musibah di desa buluroto ini bisa segera tertangani dan masyarakat bisa aman dan nyaman untuk bertempat tinggal," harap AKBP Wawan.
Faktor Cuaca Ekstrem
Di sisi lain, Plt Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang menjadi pemicu utama serangkaian bencana di berbagai wilayah, termasuk di Blora. Tingginya intensitas hujan mengakibatkan tanah menjadi labil dan memicu banjir.
"Saat ini memang alam yang tidak bersahabat. Banyak terjadi bencana-bencana hampir di seluruh indonesia karena curah hujan dengan kondisi tanah banyak yang gerak dan kebanjiran ini kita cari solusinya," jelas Mulyowati.
Hingga saat ini, personel BPBD Blora dilaporkan masih terus bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan intensif guna meminimalkan risiko bencana susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Penanganan Tanah Ambles di Desa Buluroto Blora Tunggu Rekomendasi Teknis Balai Sungai
| Pewarta | : Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301] |
| Editor | : Deasy Mayasari |